Aji Yulianto
Hmm, akhirnya tiba waktunya untuk beristirahat sejenak dari kerjaan dan berkumpul kembali dengan keluarga. Purwokerto i`m comiiing...


Semestinya mudik aku langsungkan malam ini setelah closing, hari Jumat adalah hari terakhir kerja. Tapi aku ikut rombongan travel temanku yang di daerah Fatmawati dan insyaallh berangkat besok bakda dzuhur.

Di temapt kerjaku sebenarnya mengadakan travel, pada awalnya karena jumlah orang yang banyak dan mungkin sesak, dan karena ketidakjelasan "panitia" aku memutuskan untuk ikut rombongan lain. Karena kebetulan temanku ada yang mengajak. Aku berpikiran tidak jadi masalah, tapi aku kaget ketika pemerintah mengumumkan bahwa lebaran jatuh pada hari Minggu, 20 September. Karena perhitunganku jika puasa dilaksanakan 30 hari maka lebaran akan jatuh pada hari Senin, dan aku masih punya cukup watu untuk beristirahat sebelum hari raya tiba.
Hmm, sekarang aku agak khawatir ya Allah, jangan samapi aku tiba di rumah melewatkan shalat Ied. Menyedihkan pasti, mudik ketika malam takbirpun sudah membuatku merasa ingin cepat pulang, malam-malam yang indah untuk berkumpul bersama orang yang kusayang.

Salah satu temanku ada yang sudah mudik duluan. Aku tanyak kapan berangkat dan sampai di rumah jam berapa.? Temanku berangkat dari terminal Grogol pukul 19.00 WIB dan tiba di rumah pukul 08.00 WIB. Artinya perjalanan mudik memakan waktu hingga seharian.
Rencananya travel yang aku ikuti akn berangkat pukul 2 siang, karena masih menunggu temanku bekerja setengah hari. Huffh, hari gini masih kerja aja bos bos..

Ya Allah, semoga saja aku tiba di rumah dengan selamat, dan tidak melewatkan shalat Ied. Keluargaku menanti. Amiien.!!


Sedih, terharu, dan bahagia rasanya menyaksikan kawan-kawanku pulang duluan. Suasana kebersamaan sungguh terasa. Indah persahabatan...

Semoga Allah melindungi kalian semua dalam perjalanan kawan, selamat sampai rumah, bertemu dan berkumpul dengan orang-orang tercinta. Amiien.!!


Kali ini aku ingin merayakan hari kemenangan dengan keluarga, kerabat, teman, dan semuanya lebih lama. Tak seperti tahun lalu aku hanya 2 hari berada di rumah, kemudian berangkat kembali ke Jakarta untuk bekerja sebagai "serep" atau pengganti. Kali ini aku ingin beristirahat, meluangkan waktu lebih lama.

Hmm.. From the bottom of my heart, i wanna say :


Maaf dari khilaf, mohon maaf atas segala kesalahan.


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 HIJRIYAH
TAQOBALALLAHU MINNA WAMINKUM
1 Response
  1. Yunna Says:

    Let’s write all the mistakes down in the sand
    And let the wind of forgiveness erase it away
    Happy Idul Fitri, Minal Aidin wal Faizin